Gunung Fatuleu

Spread the love

Gunung Fatuleu terletak di Kecamatan Fatuleu  Tengah memiliki pemandangan alam yang indah. Gunung Fatuleu menyimpan potensi menjadi sebuah  destinasi  yang  menjanjikan. Pengembangan ekowisata, agriwisata dan wisata minat khusus (panjat tebing). Sangat mungkin juga dikembangkan wisata rohani karena didukung oleh hawa yang sejuk. Dengan dibukanya akses jalan Poros Tengah, sangat mungkin lokasi ini dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata terpadu.

Mitos seputar Gunung Fatuleu , Fatuleu merupakan suatu lukisan religious yang menyimpan makna bagi hidup dan kehidupan masyarakat fatuleu. Diibaratkan suatu bunda yang melahirkan, membesarkan seorang anak. Dari sejak hayat dikandung badan hingga akhir menutup mata. Fatuleu merupakan suatu symbol dan makan yang perlu dimaknai, itu artinya ” Batu” dan ” Leu” artinya obat, sedangkan jika kita pahami bahwa fatuleu  merupakan suatu tempat yang memberikan suatu symbol kebesaran, Fatuleu adalah Batu Besar, Batu Keramat yang memberikan makna akan suatu kebesarana dari para penghuni fatuleu dalam hal ini putra-putri yang mendiami negeri ini. Fatuleu indentik dengan kata Fenaile’u yang artinya permaisuri atau ibunda yang Agung.

Fatuleu adalah suatu batu yang memiliki tiga nama yang esa :

1)    Fatuteon  faen tunaf ma naob,

2)    Ansukim-ankia pah ma nifu nok tob-tafa,

3)    Fatu teon on kanaf teon ma bonif teon,

Jika kita lihat secara makna fatuleu terdiri dari nama yaitu : Tuikneon akonot  uisneno-, asu oko symbol bumi, on ansukit nasaekit- bi in fufun in boton, monit anbotom-na’ki anfatum an besi bi hit pah ma hit nifu. sedangkan askau anah adalah symbol kemanusiaan  dimana alam mengajarkan kita bagaimana  hidup harus manek es nok es.

Makna Fatuleu Menurut Masyarakat

  1. Tuikneon (Melambangkan Ketuhanan)                                                                                                            Fatuleu sering dijamakan dengan Tuikneon, Karena dari Fatuleu  melambangkan Bumi yang kita pijak sedangkan  Tuikneon  merupakan lambang dari Ketuhanan yang kita Imani. Tuikneon merupakan batu pencakar langit yang dapat diberi makna pada kehidupan kita dalam peradaban atoni Fatuleu, Tuikneon merupakan tinggi iman, tinggi pradaban, tinggi kebudayaan, tinggi semangat, tinggi harkat dan tinggi martabat kita.
  2. Asu Oko (Tempat sirih makna Bumi)                                                                                                               Asu oko, merupakan symbol peradaban, symbol adat, symbol istiadat yang harus dijunjung tinggi,
  3. Askau Anah (menggendong Anak Makna Kemanusiaan )                                                                             sedangkan Askau Anah merupakan lambang Kasih Sayang meski kita pupuk, suatu amanah Kepada kita agar Atmaskau, atmapafa, atma ola

Seorang tokoh Koin Manas, Manane dan Tefa merupakan tokoh-tokoh adat yang mengetahui sejarah Fatuleu.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *